Penjual Es Dawet Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo

Seorang penjual es dawet di Sukoharjo ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Warga yang dikenal bernama Agung, 24, itu diduga terlibat kasus terorisme.

Penangkapan dilakukan Densus 88 pada Selasa, 14 Mei 2019 sekitar pukul 05.00 WIB. Agung ditangkap usai salat subuh berjemaah di musala Desa Gumpang RT 07 RW 01, Kartasura, Sukoharjo.

Ketua RT setempat, Nur Alim, turut menyaksikan penangkapan tersebut. “Saat itu petugas sudah ramai di sekitar,” katanya.

Proses penangkapan berjalan tanpa perlawanan. Pada siang harinya polisi melanjutkan dengan menggeledah rumah yang Agung tinggali.

“Ada beberapa barang yang diambil. Ada ponsel lebih dari lima, satu buku sama tiga kuitansi,” kata Nur Alim.

Warga mengaku tidak memiliki rasa curiga kepada Agung. Dalam kegiatan RT pun Agung aktif berpartisipasi.

Setiap harinya, Agung dikenal sebagai penjual es dawet dan gorengan. “Tidak ada kegiatan yang aneh, normal saja,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan bahwa Agung ialah pendatang baru. “Identitas KTP-nya dari Klaten,” kata Iwan.

Namun mengenai informasi detail mengenai keterlibatan Agung dalam kasus terorisme, Kapolres mengaku tidak tahu. “Lebih detailnya langsung tanya ke Densus,” pungkasnya.